Apa Sih Kelebihan Blower HP Untuk Servis?

Pada saat memperbaiki atau servis HP pasti membutuhkan beberapa peralatan. Salah satu peralatan untuk memperbaiki HP adalah solder. Sekarang ini terdapat dua jenis solder, yaitu solder konvensional dan solder uap atau blower. Solder konvensional seperti yang selama ini dikenal dengan pegangan dan langsung dihubungkan ke colokan listrik. Sedangkan solder blower HP memakai uap sebagai pemanasnya.

Solder dipakai untuk melepaskan dan memasang pada komponen elektronik. Untuk memasang membutuhkan penghubung agar dapat melekat kuat, yaitu timah atau tinol. Pada solder biasa saat menghubungkan komponen menggunakan timah harus menempelkan ujung solder. Sedangkan pada solder blower tidak perlu menempelkan ke timah di saat pemasangan timah ke komponen.

Untuk melepaskan dan memasang komponen memakai solder blower dapat dilakukan pengaturan suhu yang tepat. Melalui pengaturan suhu ini maka pekerjaan menjadi lebih tepat sesuai dengan jenis komponennya. Berbeda dengan solder konvensional yang tidak dapat dilakukan pengaturan suhu atau panas. Berikut ini terdapat kelebihan dari solder blower HP sebagai peralatan servis.  

  1. Pengaturan Suhu.

Pada saat pemakaian solder blower dapat dilakukan pengaturan suhu sesuai dengan kebutuhan. Beberapa komponen membutuhkan suhu yang tidak terlalu panas dan ada komponen yang membutuhkan suhu tinggi. Pengaturan suhu ini akan dapat melepaskan dan memasang komponen dengan tepat.

  • Hasil Lebih Rapi.

Untuk melepas maupun memasang komponen memakai solder blower hanya memerlukan suhu saja dan tidak perlu menyentuh komponen. Sehingga pemasangan komponen dapat memberikan hasil yang lebih rapi meskipun pada komponen berukuran kecil.

  • Pemilihan Jenis Komponen.

Komponen yang berukuran sangat kecil dapat dilepas maupun dipasang memakai solder blower. Sehingga pemakaian solder blower ini dapat menjadi lebih praktis dan multifungsi.

Solder blower HP memiliki kelebihan yang tidak ada pada solder konvensional. Memang untuk harganya relatif lebih mahal tetapi hasil yang diperoleh lebih rapi dan praktis. Cara kerja dari solder blower ini juga lebih mudah. Mungkin ada pendapat lain tentang kelebihan dari solder blower untuk servis HP ini, silakan menuliskan di kolom komentar.

Cara Power Supply HP Untuk HP Yang Konslet

Pemakaian HP yang terus-menerus dapat memberikan masalah seperti HP terasa panas. Suhu panas yang sangat tinggi pada HP dapat menyebabkan kerusakan. Bahkan ada juga kemungkinan HP mati atau malah meledak. Misalnya HP yang konslet akibat arus pendek yang berakibat HP menjadi panas. Bagaimanapun, komponen HP terdiri dari bahan elektronik yang cenderung dapat mengalami konslet. Untuk pengecekan kerusakan ini dapat menggunakan power supply HP.

Pengecekan HP yang kemungkinan konslet dan berakibat HP panas dapat dilakukan di servis HP. Umumnya servis HP memiliki peralatan untuk mengecek kerusakan atau permasalahan yang terjadi pada HP. Power supply merupakan salah satu peralatan yang dapat digunakan untuk mengetahui penyebab kerusakan pada HP.

Arus pada komponen HP yang konslet ditandai dengan HP yang panas meskipun hanya digunakan sesekali. Tetapi untuk memastikan kerusakan HP yang sebenarnya sebaiknya dilakukan pengecekan melalui power supply HP. Berikut ini cara mengetahui kerusakan HP akibat konslet melalui power supply.

  1. Mengetahui Mode Arus Normal.

Untuk operasional power supply sebaiknya mengetahui mode arusnya terlebih dahulu. Mode power off untuk mengetahui kerusakan saat baterai HP terpasang dalam posisi mati. Mode power start untuk HP dalam posisi hidup sampai layar aktif. Mode aktif normal untuk HP dengan layar aktif dan melakukan menerima perintah. Mode aktif panggilan untuk HP saat melakukan panggilan. Mode standby untuk HP yang sleep mode.

  • Melakukan Cek Arus Pada HP.

Saat akan melakukan pengecekan arus HP maka tegangan power supply diatur di 4,2 Volt. Kemudian HP dan power supply dihubungkan melalui kabel. Sesuaikan kabel yang positif dan negatif. Perhatikan jarum A yang bergerak sesuai aktifitas pada HP. Konsumsi arus pada masing-masing mode dicatat lalu dihitung arus rata-ratanya. Lakukan perbandingan dengan HP yang normal.

Power supply HP dapat membantu untuk mengetahui titik kerusakan yang ada termasuk jika terjadi konslet. Setelah diketahui permasalahannya baru dapat diperbaiki sesuai masalah tersebut. Adakah cara lain untuk melakukan pemeriksaan kerusakan Hp yang konslet? Jika ada silakan untuk menuliskan di kolom komentar.